Kamis, 12 Juli 2012

Hello Stranger


“Hey, apa kau suka padaku?” Tanya wanita kepada seorang pria.
“Aku? Oh ya, tentu saja aku suka padamu.”
“Maksudmu, seperti cinta?”
“Ummm aku… tidak begitu yakin.” Pria itu menjawab dengan gugup.
“Terimakasih sudah berkata jujur.” Wanita itu berusaha untuk tenang.
Mereka berdua terdiam. Semua terasa begitu aneh, canggung, dan membosankan.
“Hey, aku sudah merubah jadwal penerbanganku, agar kita bisa pulang bersama.” Pria itu memecahkan kesunyian.
“Oh ya, tapi sepertinya aku ingin lebih lama lagi disini. Libur ku masih panjang. Kita bisa berpisah, kau bisa pulang lebih dulu.”
Si pria kemudian memberhentikan mobilnya ke pinggir jalan. Dia memalnginkan wajahnya kearah wanita itu. Mulai bertanya sambil mengerutkan dahinya.
“Kau ini kenapa?”
“Tidak apa-apa.”
“Kenapa wanita selalu seperti ini. Berkata tidak apa-apa, padahal ada yang disembunyikan. Ini tidak jelas, kenapa harus berpisah?”
“Pada akhirnya kita pasti akan berpisah. Berpisah sekarang atau nanti tidak ada bedanya kan?”
“Maaf.”
“Kenapa minta maaf?” Wanita itu memalingkan wajahnya.
“Lalu kenapa kau marah? Kenapa kita jadi canggung seperti ini, kenapa tidak bersenang-senang seperti tadi?”
“Seperti tadi? Jadi kau ingin kita terus bermain ‘aku tidak tau namamu’, yang pada akhirnya mengucapkan selamat tinggal di bandara dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa?”
“Kenapa kau berkata seperti itu? Aku harus apa? Kita baru saling mengenal beberapa hari.”
“Lalu kenapa kau peduli dengan ku? Kita tidak mengenal satu sama lain.” “Menyetirlah.” Wanita itu berkata sambil menghela nafas, menengkan diri.
“Aku tidak mau. Kita harus menyelesaikan masalah ini dulu.”
“Kalau begitu aku yang pergi.” Saat wanita itu ingin membuka pintu, pria itu mecegahnya.
“Kalau itu mau mu, aku saja yang pergi.”
Pria itu pergi meninggalkan wanita itu sendiri di dalam mobil.
Lalu wanita itu memandang ke arah punggung pria itu yang semakin menjauh.
“Hey! Kau mau kemana? Hey! Hey! Jangan pergi! Hey!” Wanita itu mencoba memanggil pria itu yang semakin menjauh dan tidak mau menoleh.
  

Pria itu terus berjalan tanpa mau menoleh kebelakang. Saat ada mobil yang berjalan di belakangnya, dia pikir itu adalah wanita tersebut, namun ternyata bukan. Pria itu mulai khawatir, dan dia kembali berlari ke arah mobil yang dia tinggal bersama wanita itu. Namun ternyata, hanya mobil sedan yang mereka sewa yang ada disana.
“Hey! Hey! Hey kau dimana?” Pria itu berteriak-teriak mencari wanita tersebut.
Dia kembali membawa mobil itu sambil mencari wanita tersebut. Dia merasa bodoh bisa meninggalakn wanita itu sendiri. Tiba-tiba saja ia merasa hampa dan tak bisa membendung air matanya. Dia pergi ke hotel dimana wanita itu menginap. Dan bertanya kepada receptions hotel itu.
“Apakah kau melihat wanita yang pergi bersama saya?!”
“Maaf tuan kami tidak melihat.”
“Wanita itu menginap disini! Kamu tau?!”
“Mohon maaf tuan, kami tidak melihatnya.”
“Wanita itu datang bersama saya! Yang datang bersama saya!” Pria itu tak bisa menahan emosinya sehingga semua pengunjung menatap ke arahnya.
“Aku sudah disini dari tadi.” Tiba-tiba wanita itu munucul dibelakangnya. “Bagaimana bisa kamu meninggalkan aku seperti itu? Aku tidak bisa menyetir! Kalu tadi tidak ada mobil yang lewat, apa yang bisa aku lakukan?”
Belum selesai wanita itu berbicara, pria itu memeluknya dan membiarkan wanita itu menangis di bahunya.
“Maafkan aku. Aku memang kurang ajar. Aku bodoh. Aku seperti pecundang.” Pria itu melepaskan pelukannyan dan kembali berkata “Saat aku berkata tidak begitu yakin… Aku hanya tidak begitu tahu, perasaan apa ini. Yang aku tahu hanya, saat bersamamu aku benar-benar sangat bahagia. Saat kau tidak ingin pulang bersamaku dan saat kau tadi menghilang, aku merasa hampa. Apakah ini cinta?” Pria itu tak bisa menahan semua kata-katanya.
“Bagaiman bisa kau mencintaiku? Kita tidak saling mengenal satu sama lain. Bahkan kamu tidak tahu namaku.”
“Kau benar, aku tidak tahu namamu. Tapi aku tahu seseorang, dia bisa minum seliter pepsi, saat dia naik motor bersamaku dia selalu tertidur, dia bisa memanggil aku apa saja sesuka hatinya, dia bisa membuat ku tertawa saat dia melakukan salto. Aku juga tahu, bila bersama dia aku selalu menjadi orang yang sial, aku tidak pernah memenangkan apapun saat bermain di pasar festival. Tapi perlu diketahui, aku tetap senang melihat dia setiap saat. Orang itu adalah kau.” Pria itu tersenyum sambil melihat wanita itu masih menangis.
“Lalu kenapa kau menangis?” Wanita itu berkata sambil tersenyum, dan menghapus air matanya.
“Bukannya kamu juga menangis?” Pria itu menatap wanita itu sambil tersenyum. “Boleh aku memelukmu lagi?” Pria itu bertanya.
“Aku tidak mengatakan tidak boleh.”

 -Hello Stranger :)


Sabtu, 26 Mei 2012

tes123

Bonjour! Hallo! Assalmualaikum :)
Hampir sebulan ga posting, untung ga lupa password -_- hehe
Sebenernya dari waktu itu udah pengen posting, ada aja kejadian yang pengen diceritain, tapi... mood buat nulis tiba-tiba suka ngilang sendiri. Mumpung belom lupa sama  password nya, gue putuskan untuk nulis malem ini!!

Sekarang ini sih gue lagi pengen nulis ucapan selamat aja,

SELAMAT BUAT SEMUA ANAK SMA DI INDONESIA YANG UDAH LULUS SMA 2012 INI!!! SEKALI LAGI SELAMAT! SAYA IKUT SENANG!!!! TERUTAMA UNTUK ANGKATAN KELAS 3 2011/2012 DI SMA ISLAM AL-MA'RUF YANG LULUS 100% SELAMAT QAQA!! SEMOGA ANGKATAN SAYA JUGA LULUS 100%! AMIN..

Ya udah segitu aja ucapannya. Ga tau kenapa, gue ikut deg-degan waktu nunggu pengumuman kelulusan anak SMA tahun ini. Mungkin karna tahun depan itu udah giliran gue, jadi sekarang udah kebawa suasana pengen  ikutan lulus aja. hemmm. Ya mudah-mudahan gue dan temen-temen seangkatan gue juga di beri kemudahan oleh Allah, biar bisa lulus dengan lancar juga! dan harapan gue masuk F.PsiUI 2013 tercapai Amin.. AAAAAAAA ga sabar \('0')/


Bahagia ya pasti bisa mencapai target, bisa ngerasain  dreams come true :D
Okay! Semangat semangat semangat! Kalo kata Cherry Belle mah ISTIMEWA! #eh wkwkwk

Cukup ya mengisi blog nya hari ini. Gue mau bersihin pasir tempat Chiro eek dulu. Oiya, Chiro itu nama anak gue anak kucing. Sekarang gue pelihara kucing lagi, setelah, Tepoy, Apoy, dan yang terakhir mbah Kilua (kucing gue sebelumnya) menghilang entah kemana, dan mungkin sekarang udah di surga, akhirnya gue dibolehin pelihara kucing lagi. Dan pas dikasih tau boleh pelihara kucing lagi, gue langsung nyanyi lagunya sinetron 'Keluarga Cemara' jaman dulu "Terimaksih emak... terimaksih abah... mentari hari ini berseri indaaaah~..." *tapi gue ga jualan opak ya*. Ya kucing ini baru sekitar sebulan di rumah gue, dan umurnya baru sekitar 5 bulan. Nanti kapan-kapan gue kasih liat fotonya. Meskipun masih kecil, Chiro ini agresif, kalo mau difoto suka pasang gaya sensual, jadi gue harus milih-milih dulu foto mana yang boleh di publikasikan.

Tadi kayaknya gue udah pamitan, kenapa jadi cerita lagi. Oke kali ini bener-bener pamit. Sampai jumpa di posstingan berikutnya #sokpenting. Dadaaaaaaaaaah :))




Jumat, 20 April 2012

Tugas T.I.K

Buat Pak Sigit.
Berhubung saya lagi rajin, dan ga ada kerjaan juga. Sekali-sekali pengen bikin bapak seneng, saya kerjain deh tugasnya.

Evaluasi Semester 2.


1. b mengolah data angka
2. e new
3. c Microsoft officer
4. a klik Officer button->save->ketik nama file->save
5. e simbol
6. b save
7. d ctrl+S
8. d ctrl+P
9. e printer
10. a toolbar
11. a open
12. d chart style
13. tab Insert->klik Picture
14. c uick access toolbar
15. a balok
16. a ctrl+N
17. c paste
18. c tombol enter
19. a Ascending
20. b previous
21. b filter
22. a clip art
23. d find & replace
24. d delete sheet columns
25. e shift + ->
26. a undo
27. d count
28. c. /
29. a date
30. e sel

Kamis, 19 April 2012

Autumn In Paris

Atas permintaan sang kakak kembar, yang minta gue buat nulis review novel yang gue baca, akhirnya gue akan nulis review dari novel yang baru gue baca belum lama ini. 'Autumn In Paris'. Silakan disimak kalo mau~



Tara Dupont adalah perempuan yang bekerja sebagai penyiar disalah satu stasiun radio ternama di kota Paris. Dia adalah perempuan berdarah Indonesia-Perancis. Dia tinggal bersama ayahnya yang sudah lama bercerai dengan ibunya. Tara Dupont, sangat menyukai musim gugur.

Dan semua kisah ini berawal dari perkenalan Tara dengan seorang arsitek muda asal Jepang, Tatsuya Fujisawa. Tatsuya saat itu datang ke Paris karena terlibat kerjasama dengan sahabat Tara, dan alasan lainnya adalah, dia sedang mencari seseorang dari masa lalu, yaitu cinta pertama ibunya. Tatsuya, tidak menyukai musim gugur, karena satu alasan.

Pertemuan pertama Tara dengan Tatsuya, yaitu saat sahabatnya, Sebastien, ingin memperkenalkan Tatsuya kepadanya sebagai rekan kerja. Saat itu Tara dan Tatsuya tidak berbicara banyak, hanya saling mengenalkan diri masing-masing. Namun pada suatu hari, tanpa disengaja mereka bertemu kembali di brasserie semacam kafe yang menyediakn makanan cepat saji. Karena merasa pernah saling berkenalan, akhirnya mereka memutuskan untuk saling menyapa dan kedekatan mereka berawal dari situ. Mereka mulai saling berbagi cerita, dan akhirnya merasakan ketertarikan satu sama lain.
Seiring berjalannya waktu, mereka semakin dekat. Walaupun Tatsuya sudah sering datang ke Paris, tapi dia belum pernah berkunjung ke tempat-tempat indah dan bersejarah  yang ada disana. Tara dengan senang hati mengajakanya berjalan-jalan mengunjungi tempat-tempat indah, dan bersejarah yang ada disana.
Mereka menjalani hari-hari bersama, menikmati keindahan dan romantisme kota Paris.
Tatsuya mersakan kebenciannya terhadap musim gugur yang disebabkan ibunya meninggal pada saat musim gugur mulai hilang perlahan. Karena keberadaan Tara yang selalu disampingnya.
Dan Tara pun akhirnya mengetahui alasan Tatsuya datang ke Paris. Selain untuk urusan pekerjaan, dia juga harus mencari cinta pertama ibunya dan harus menyerahkan surat yang ditulis ibunya untuk pria tersebut.

Tatsuya pun akhirnya bertemu dengan cinta pertama ibunya, Monsieur Lemercier, yang ternyata adalah ayah kandung Tatsuya. Tanpa pernah disangka, orang yang dicarinya itu menguak segala kisah dalam hidupnya, mengubah segala indah yang dia rasakan saat ini menjadi gelap.
Seseorang bernama Jean-Daniel Lemercier Dupont, sudah mempunyai seorang anak bernama Victoria yang ternyata adalah Tara. Monsieur Lemercier telah lama merubah namanya menjadi Jean-Daniel Lemercier Dupont. Dia adalah ayah dari Tara yang baru saja Tatsuya ketahui, pria itu juga ayah kandungnya. Tara dan Tatsuya adalah saudara, mereka mempunyai hubungan darah.

"Seandainya masih ada harapan sekecil apapun untuk mengubah kenyataan. Aku bersedia menggantukan seluruh hidupku pada harapan itu." -Tatsuya Fujisawa.

Tara dan Tatsuya sangat terpukul dengan kenyataan itu, mengingat segala sesuatu yang telah mereka jalani bersama dan segala rasa yang telah tumbuh dihati mereka masing-masing. Mereka mulai mencoba menjalani hari senormal mungkin, mencoba saling menjauhkan diri, walaupun itu menyakitkan untuk mereka.

"Satu-satunya yang bisa kulakukan sekarang adalah keluar dari hidupnya. Aku tidak akan melupakan dirinya, tetapi aku harus melupakan persaanku padanya. Walaupun itu berarti aku harus menghabiskan sisa hidupku mencoba melakukannya." -Tatsuta Fujisawa.

Tatsuya akhirnya memutuskan untuk kembali ke Jepang, meninggalkan segala pekerjaannya, dan meninggalkan Tara. Saat sudah kembali ke Jepang pun, Tatsuya selalu menanyakan keadaan Tara kepada Sebastien, sahabat Tara. Memang tak mudah bagi Tara untuk melupakan Tatsuya, begitu juga dengan Tatsuya, tapi dia harus. Tatsuya berkata kepada Sebastien,

"Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu." -Tatsuya Fujisawa.

Sampai akhirnya, suatu hari Tara dan ayahnya mendapat kabar, bahwa Tatsuya mengalami kecelakaan saat sedang bekerja dilapangan. Dia mengalami koma. Dengan perasaan yang hancur, dan tangis, Tara harus pergi ke Jepang. Dokter mengatakan kemungkinannya untuk kembali sadar sangat kecil, namun Tatsuya masih berusaha untuk bertahan.
Hari itu juga setelah mendapat kabar, Tara dan ayahnya berangkat ke Jepang. Keluarga Tatsuya juga menunggu mereka, karena mereka pikir Tatsuya masih bertahan hingga saat ini untuk menunggu kedatangan Tara dan ayah kanndungnya itu. Dan mereka menyaksikan kepergian Tatsuya yang dalam keadaan tenang.





-SELESAI-



Minggu, 15 April 2012

We're So Far Away

Remembering, everything,
about my world and when you came.
Wondering, the change you’d bring,
means nothing else would be the same.
Did you know, what you were doing, did you know.
Did you know how you would move me well,
I don’t really think so.
but the night came down and swept us away.
and the stars they seemed,
to paint the most elaborate scene today.

How could we know? that song, this show,
we'd learn so much about ourselves.
From Toledo, to Tokyo,
the words were scribed on every page,
and now there’s books up on our shelves.
Did you know how you would move us, did you know?
When the lights first came upon us,
and we saw The Everglow.
and the moment's magic swept us away.
and the young mans dream was almost seen so plain.

When was the night
that showed us the sign?
Revealed in the sky, to leave all behind.
But where to begin? throwing caution to the wind,
We reached for the stars, everything was now ours.

Did you know how you would move me, did you know?
Did you know how you would move me?
well, I don’t even think so.
but the moment's magic swept us away.
and it’s so close, but we’re so far away.
It’s so close, but we’re so far away.


Sabtu, 07 April 2012

Happy Birthday ALIYA :D

Aliya itu adalah seorang anak kecil, perempuan, keriting, gigi gipis gara-gara dulu hobinya makan permen, dan kemaren 7 April 2012 umurnya udah berubah jadi 4th.
Aliya itu adalah.... Adek gue :D
Yang orang-orang pikir kalo tau dia adek gue adalah, umurnya beda jauh banget -_- iya emang jauh banget, benget.
Aliya itu lahir pas umur gue 14th, jadi jarak umur gue sama dia itu 13 tahun. Nah, kalo sama kakak gue beda umurnya...  17 tahun -_- emang dia itu telat munculnya haha

Nah! Pas ulang tahunnya yg ke-4 kemaren, dia minta temen-temennya diundang ke rumah. Akhirnya, apap sama mama menuruti permintaan anak bungsunya yang keriting itu. Tadinya dia maunya temen-temen sekolahnya juga dateng, tapi karena rumahnya jauh-jauh, akhirnya temen-temen rumah aja yang diundang.
Bocah ini excited banget waktu tau temen-temennya mau diundang pas dia ulang tahun. Dia tulis nama temen-temennya yang mau diundang di buku. Terus dia telepon salah satu kakak sepupu gue (mba Indah atau sering dipanggil Mbin) yang sering disangka 'kembaran nya ririn'. Dia minta mbin jadi MC pas ulang tahunnya nanti. WKWKWKWK gaya banget dah anak bocah. Pas ditanya MC itu apa? dia bilang 'itu loh, yang ngomong-ngomong pas ulang tahun. Yg Assalamualaikum. gitu' hahahaha, terserah dia dah.

Temen-temennya dia ada sekita 16 orang yang diundang, sebenernya gue rada ngeri pada gak dateng soalnya itu pas long weekend.

*nungguin temen-temennya depan pintu -_-*











*kuenya emang cuma buat gue sama Naya*


 
 Ternyata temen-temennya banyak juga yang dateng. Ditambah pasukan sepupu yang rusuh-rusuh, bikin suasana tambah meriah dan tambah rusuh.


Happy Birthday my little sister Aliya Dyah Pravitasari, 4th! Love you full :*


Aliya's Birthday

Minggu, 01 April 2012

sometimes i hate monday!

Me : Please, don't remind me that tomorrow is monday.


You : Tomorrow is MONDAY! :p


Me : AAAAAH!



Mati Rasa

Disaat aku berusaha meyakinkan diri, berusaha untuk melupakan.
Entah mengapa kenangan itu, secara tidak sopan berlarian kesana-kemari.
Kembali teringat.
Indah.
Indah? benarakah itu yang kurasakan dulu? atau sekarang?
Sebenaranya, aku sendiri tak yakin dulu itu disebut indah.
Sesuatu yang indah itu tidak pernah sementara, seharusnya, itu berjalan seterusnya.
Ya, 'seharusnya'. Tapi inilah hidup. Itulah yang diinginkan orang-orang di dalamnya.
Indah, selamanya.
Ah, mimpi! Kenyataannya hidup tak begitu.
Tapi buat apa menyesal? Toh, itu tidak merubah apapun.
Lalu kenapa aku masih tak bisa lepas dari bayang dan kenangan masa lalu?
Yang (aku kira) begitu indah.
Yang (aku kira) tidak ada rahasia.
Yang (aku kira) tidak ada kebohongan.
Yang (aku kira) selalu penuh dengan kasih sayang tulus.
Tapi sepertinya, itu semua hanya ilusi.
Sampai suatu hari seorang teman berkata, "ngapain lo ratapin bajaj yang lewat, kalo Tuhan mau  ngasih lo mercy?"
Dan aku belum juga sadar.

'Karena aku tidak mengerti apa yang temanku katakan. Benarkah Tuhan mau memberikan ku mercy? Tapi siapa yang minta mercy? Aku belum bisa menyetir dengan bagus, mana mungkin dibelikan mobil itu. Aku tidak ingin menjadi Afriyani yang membahayakan orang lain. Lagi pula, aku tidak pernah meratapi bajaj. Kendaraan itu selalu membuat pantat ku gatal, dan suaranya tidak pernah enak di telinga. Dan di daerah tempat tinggal ku, tidak pernah ada bajaj lewat.
Sampai akhirnya temanku berkata, "ITU CUMA ISTILAH! SIAPA JUGA YANG MAU NGASIH LO MERCY, MENDING BUAT GUE!" dan aku balas berkata "BUAT LO? CARI MATI BANGET ORANG YANG NGASIH LO MERCY. NYETIR AJA GA BISA!". Dan sampai akhirnya, kami memutuskan tidak memperpanjang masalah mercy dan bajaj itu.'

Dan akhirnya aku sadar.
Maksudnya, Tuhan akan memberikan yang lebih baik lagi untuku.
Tapi kenapa rasanya masih berat untuk melupakan.
Ya, rindu itu memang wajar.
Tapi sesungguhnya, aku tak ingin merasakan itu lagi.
Satu hal yang harus ku lakukan tentang ini adalah,
Melupakannya.
Ya, aku harus.


Jakarta, waktu hujan, 1 April 2012
Anggarini Dwisari .N

Minggu, 25 Maret 2012

Tak Pernah Cukup

Kebahagian terbesar dalam hidup adalah keyakinan bahwa kita dicintai. Dicintai karena diri kita sendiri atau, tepatnya, dicintai seperti apapun diri kita.

Kadang aku tahu harus mengucapkan apa,
Berterima kasih atas semua yang kau lakukan,
Tapi lalu semua kata terbang entah ke mana,
Secepat datangnya ke ribaan

Bagaimana aku bisa cukup berterima kasih,
Pada orang yang membuat hidupku lengkap,
Pada orang yang memberikan anugerah,
Yang membuat jiwaku terbentuk mantap.

Orang yang menyelimutiku tiap malam,
Orang yang menghentikan tangisanku,
Orang yang sangat ahli dalam,
Menelanjangi semua kebohonganku.

Orang yang mengantarkanku ke sekolah,
Dan melewatkan hari-hari seorang diri,
Namun dengan ajaib tersenyum cerah,

Orang yang bersedia berkorban,
Untuk selalu mendahulukanku,
Yang membiarkanku menguji sayap patahku,
Meski menyakitkan bagimu.

Yang mewarnai dunia bak pelangi,
Saat dipenuhi kegagalan mimpi,
Yang dengan terang menjelaskan lagi,
Saat kenyataan terbagi.

Cara apa yang ada untuk berterima kasih,
Bagi hatimu, keringatmu, air matamu,
Bagi sepuluh ribu hal kecil,
Bagi oh-tak terhitung-banyaknya usiamu.

Bagi kerelaanmu berubah bersamaku,
Menerima semua kelemahanku,
Tidak mencintai karena terpaksa,
Tapi mencintai "hanya karena."

Karena tak pernah putus asa padaku,
Walau sudah kehilangan akalmu,
Karena selalu bangga padaku,
Karena menjadi sahabatku.

Dan karena itu aku sadar,,
Satu-satunya cara mengatakan,
Satu-satunya terima kasih yang bukan sekedar
Hanya jelas dalam satu ungkapan.

Tataplah aku didepanmu,
Lihatlah aku telah menjadi apa,
Apa kaulihat dirimu dalam diriku?
Tugas yang telah kaulkukan?

Semua harapan dan mimpimu,
Kekuatan yang tak terlihat siapa pun.
Peralihan selama bertahun-tahun,
Yang terbaik darimu ada dalam diriku.

Terimakasih atas semua anugerahmu,
Untuk semua yang kaulakukan,
Terimakasih, untuk kedua orang istimewa,
Karena membuat mimpi jadi kenyataan.

Love,
Putrimu

Menurutku, jika menginginkan pelangi, kau harus mau menerima hujan.
                                                                                     -Dolly Parton


Orang selalu mengatakan bahwa waktu mengubah segalanya, tapi sebenarnya kaulah yang harus mengubahnya sendiri.
                                                                                     -Andy Warhol


Pertanyaannya bukanlah apakah kita akan mati, tapi bagaimana cara kita akan hidup.
                                                                                    -Joan Borysenko


Sebenarnya siapakah aku? Ah, itulah teka-teki terbesar. 
                                                                                   -Lewis Carroll


Kau harus menjadi dirimu sendiri. Bersikaplah sangat jujur tentang siapa dan apa dirimu. Dan jika orang masih menyukaimu, itu bagus. Jika mereka tidak menyukaimu, itu masalah mereka.
                                                                                   -Sting


Menurutku keren sekali jika kau tak peduli apakah kau keren atau tidak.
                                                                                   -Dave


Aku tidak takut badai, karena aku sedang belajar mengemudikan kapalku.
                                                                                  -Helen Keller


Berusahalah untuk tidak mendengarkan mereka. Karena yang mampu menghentikanmu, hanyalah dirimu sendiri.
                                                                                 -Anggarini

Selasa, 06 Maret 2012

3 Lessons About Love

3 Lessons about Love: 

If you lost, it wasn't love. If you have it, don't let it go. If it hurts, it's not love.


- Tony Gaskins

Senin, 05 Maret 2012

Orang-orang dari masa lalu..

Gue baru pulang sekolah, turun dari motor, terus ngeliat ada taxi di depan rumah. Gue perhatiin orang yang keluar dari taxi itu, ga asing, gue kenal, tapi udah lama banget dari terakhir kali gue liat dia. Satu orang baru aja keluar, keluar satu oarang yang lain. Sekarang jadi dua orang, dan bener-bener makin yakin, gue tau siapa mereka. Satu orang lagi keluar dari taxi! Yang ini gue coba perhatiin, gue coba inget-inget, siapa tu orang? Dia jalan ke arah belakang taxi, buka bagasi, dan ngambilin tas kedua penumpangnnya. Ternyata dia supir taxi, pantes gue ga kenal -_-

Balik lagi gue perhatiin dua orang tadi. Wajahnya masih sama seperti terakhir kali gue liat. Tapi, keliatan sedikit lelah. Tiba-tiba aja kenangan masa kecil berlarian di kepala gue. Inget gimana ramahnya keluarga mereka, gimana serunya dulu waktu gue sama kakak gue masih kecil main sama cucu mereka, main sama temen-temen di komplek rumah, kejar-kejaran, main sepeda, petak umpet, bentengan, jalan-jalan bareng, nonton film bareng, ngaji bareng-bareng, belom ada rasa malu, bebas.. ah indah. Ga ada beban banget ya kayaknya. Coba yang kayak gitu bisa gue rasain lagi sekarang. Tapi masa lalu yang buruk-buruk mah bakar terus kubur aja haha.
Ya tapi, gini deh hidup. Waktu berubah, kita yang ada di dalamnya juga pasti ikut berubah.

Sekarang semua udah beda, temen-temen gue waktu kecil udah berubah jadi dewasa, yang kadang gue juga jadi asing ngeliatnya. Termasuk diri gue sendiri.

Dua orang yang gue perhatiin tadi langsung masuk ke rumah yang dulu begitu ramai. Ga cuma ramai oleh anak dan cucu nya, tapi juga ramai sama orang-orang disekitar rumah itu. Kayaknya mereka mau meriksa keadaan rumah yang udah lama ga ditempatin. Dan saat itu juga, gue langsung berdoa buat dua orang yang dulunya tinggal disitu,  yang pernah begitu ramah sama orang-orang disekitarnya. Semoga, mereka berdua di alam sana mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT, diampuni segala dosanya.. Amin..


i miss my childhood, when it without trouble :)

Sabtu, 25 Februari 2012

I'M FREE

Jujur sebenernya gue baru aja melewati fase yang berat, soal kehidupan #eaaahahaha
Ga berat-berat amat sih sebenernya, tapi gue nya aja yang terlalu kebawa hati, alay banget lah masalahnya wkwkwk!
Yaudah, tapi itu udah lewat~ dan sekarang gue udah punya target besar buat diri gue sendiri, dan orang-orang yang gue cintai sangat amat dan pasti mendukung. Sekali lagi, ga mau nyesel kayak yang udah, karena nyesel itu selalu diakhir! Seinget gue sih, itu yang Mario Teguh bilang. HAHAHAHA. Gue ga mau lagi kebawa serius sama masalah-masalah sepele yang ALAY! haha

Dan saat ini gue bener-bener lagi ngerasain yang namanya menikmati hidup. Ngerasa FREE banget! Free yng gue maksud disini ga termasuk sama tugas-tugas sekolah ya! haha. Tapi beneran, dari kemaren sebenernya ada aja kabar, cerita, kejadian yang sebenernya bisa aja bikin gue ngerasa down, ngerasa kalah, bad banget lah kalo menurut gue. Tapi nyatanya, pas gue tau soal kabar, cerita, dan kejadian yang FREAK itu, gue malah cuma hela nafas, ngusap dada, dan.. ketawa -_- gue ketawa karena gue baru sadar dan mikir "Yaudah lah ya, yang kayak gini mah biasa, wajar. Ga mau ambil pusing gue mah, nambah-nambahin pikiran aja. Kayak ga ada yang lebih penting. haha." gitu.
Yaaa cuma bisa berharap sih, mudah-mudahan aja mood gue yang bagus ini bisa bertahan lama :))

CHEER UP :))))

Selasa, 21 Februari 2012

Penasaran

kau bertanya mengapa kita terus berjalan
mencoba pertahankan meski ku tahu ada yang salah
benarkah ini hanyalah penasaran cinta

ku denganmu selalu jadi pertanyaan
tanpa sebuah jawaban, tentang cinta
dirimu dan aku tlah banyak buang waktu
trus mencari jawaban cinta

impian bahagia akan menjadi nyata
bila ada rasa saling percaya
benarkah atau hanyalah penasaran cinta

ku denganmu selalu jadi pertanyaan
tanpa sebuah jawaban, tentang cinta
dirimu dan aku tlah banyak buang waktu
trus mencari jawaban, mencari alasan cinta


so, should i give up?

Rabu, 15 Februari 2012

hate this feeling

Tak pernah semudah itu, aku menanti apa yang kita jalani
Meski akhirnya semudah itu, hatiku luluh kembali ke pelukanmu
Bagaimana pantasnya, bagaimana?
Apalah yang diharapkan bila tak ada tujuan
Mungkin hanya kesenangan yang membuat kita terus bertahan. -Luluh

Yang namanya kompak itu emang perlu banget. Pas mulut sama hati kompak bilang "Engga", tapi masih ada otak yang ngarahin gue buat bilang "Iya". Gue cuma berusaha ngikutin alur, karena ga mungkin alur yang ngikutin gue. Ga ngerti? Sama gue juga. 
He said i'm selfish, tapi menurut gue dia yang ga peka. Dia bilang "Gue udah sabar, tapi sabar juga ada batasnya." dan menurut gue, dia belom bener-bener sabar. Kalo dia udah bener-bener sabar, harusnya dia ga usah mikirin batasannya. Dia juga bilang, "Kalo lo sayang sama sesuatu, lo harus menyayangi dengan ikhlas." dan gue meng-iya kan. Karena suatu saat gue menyayanginya dengan ikhlas, dan kali lainnya gue bisa melepaskannya dengan ikhlas.
Tapi, kali ini gue ngerasa terlalu ikhlas menyayangi, sampe-sampe ga ikhlas ngelepasin. IT'S A BIG MISTAKE! Kenapa gue ngerasa harapan itu masih terlalu banyak? Andai harapan bisa dijual, mungkin udah gue lelang dari dulu. 
Satu kutipan lagu dari ecoutez ini, mungkin salah satu yang pas.

"Selalu saja kau dapat membuatku, maafkan salah mu. Dan kini kau ulangi salah mu yang itu-itu saja. Kecewa ku diabuat mu, terluka karna sifat mu, dan kini ku tak mampu, bertahan lagi." -Simpan Saja.
AH! so deep.
Jadi, untuk si mulut-mulut palsu, berhentilah sebelum mulut lo gue jait. Sekian.

Senin, 13 Februari 2012

Paranoid.

Dimulai pas gue abis jalan sama sahabat-sahabat gue. Sebut saja mereka Vela, Maya, dan Vika. Gue pergi ke Mall Depok terus ke Gramedia sama mereka hari Sabtu, 11 Februari 2012. Pulang dari Depok sekitar jam 5 sore, gue ga langsung pulang, gue sama Vika balik ke rumah Vela dulu. Soalnya si Vika juga motornya ditinggal di rumah Vela, nah pas itu si Maya udah balik duluan.
Nyampe di rumah Vela sekitar jam 6, pas banget sama adzan maghrib. Nah gue kalo udah ngumpul sama tu bocah-bocah, ga bakalan yang namanya SEBENTAR. Abis sholat maghrib, gue ngobrolin macem-macem sama mereka sampe-sampe suka lupa waktu. Bener aja pas gue liat jam, itu udah hampir jam 9.

NAH DISNI KLIMAKSNYA!

Pas lagi asik-asik ngobrol, tiba-tiba gue ngedenger ada suara kayak cewe gitu dah, KETAWA!
Gue perhatiin satu-satu si Vika sama Vela, tapi mereka lagi ga ketewa, malah lagi cerita serius banget.
Sekali denger, gua masih diem. Stay Cool gitu dah wk.
Eh, tiba-tiba gua denger tu suara lagi! Yang ini jelas banget, bener-bener berasa di samping kuping. Itu ya, sumpah demi Allah jelas banget -_- dan lagi-lagi, temen-temen gue juga ga ada yang lagi ketawa, padahal pas itu lagi di kamar Vela dan ga ada siapa-siapa lagi, cuma GUE, VIKA VELA.
Nah pas disitu juga gue langsung inget cerita si Vela, yang waktu itu bbm gue pas malem-malem sekitar jam 1. Karena gue juga belom tidur, ya gue tanggepin aja. Kira-kira begini ceritanya :

Vela : Rin tadi kan gua udah mau tidur rin, tiba-tiba gua denger suara nangis gitu. Gua langsung pindah ke kamar ibu gue. Hiiiii
Ririn : Hah? serius pel?
Vela : Iya, ni gua jadi pindah ke kamar ibu gua.

Nah gara-gara inget yang itu, gue makin parno. Seketika jantung berdetak lebih cepat, kaki gemetar, tangan tak bisa bergerak!!! -____- dan gue langsung berkata, "Vik, pulang vik. Udah malem." Gue pulang dari rumah vela itu udah sekitar jam setengah 10 malem. Awalanya sih gue pengen diem aja, ga mau cerita soal yang gue denger tadi. Tapi ga bisa! Gue ga mau parno sendirian. Akhirnya, di perjalanan pulang gue dibonceng Vika, gue coba buat cerita.
"Vik, gua mau cerita nih." 'Apaan?" "Tadi pas gua ngajak lu pulang itu gara-gara gua parno..." belom selesai gue ngomong "eeeeh rin! udah rin. besok aja ceritanya. udah malem nih, gua balik sendiri." "Oiya gua lupa! maap yak maap." Akhirnya gue ga jadi cerita -_-

Belom selesai sampe situ! Pas gue udah sampe rumah, gue baru sholat isya sekitar jam 10. Pas gue abis sholat, gue doa lumayan panjang dan lama. Nah, biasanya kalo abis selesai sholat, gue baca doa, abis baca doa gue sujud lagi. Pas lagi sujud terakhir itu,  gue denger disamping kuping kayak ada yang manggil "Ririn.." ANJRIT! Langsung pucet pasi, beku ditempat! Yang ini ga tau emang bener ada suara-suara aneh, apa cuma sugesti gue aja gara-gara abis ngedenger suara cewe ketawa itu. Tapi sumpah, itu beneran kayak ada yang manggil. Gue langsung buru-buru bangun, lipet mukena asal-asalan, terus ngibrit ke ruang tv. Pas itu nyokap, kakak, sama adek gue masih pada nonton tv, yaudah gue sok-sokan aja ikut-ikut nonton padahal itu lagi gemeteran banget!
Nah besok paginya baru gue ceritain ke si Vika, yang gue denger suara ketawa gitu. Tapi katanya dia ga denger apa-apa. Bukannya bikin tenang, dia malah bilang "Hiiii rin, ati-ati ya rin. HIIIII." KAMPRET! -_-

Tunggu-tunggu! Ada satu lagi, dan mudah-mudahan ini yang terakhir!
Jadi pas hari minggu, malem senin, itu gue abis ngerjain tugas sama belajar buat ulangan hari ini sampe jam setengah 10. Abis itu gue tidur. Kalo lupa taro hp dimeja, hp nya suka gue taro di belakag bantal. Tiba-tiba, pas udah tidur, gue kebangun gara-gara hp gue itu bunyi. Pas gue ambil dibelakang bantal, gue mau angkat tapi "Private Number, terus gue liat jam udah jam 11. Gue udah ngedumel aja tuh, rese banget orang pake private number telepon jam segini. Yaudah gue diemin aja, gue taro hp nya diatas meja sampe akhirnya tu hp  mati sendiri. Besok paginya, ga tau kenapa gue penasaran, pengen liat yg tadi malem telepon. Pas gue liat hp, gue cek ke nomor yang tak terjawab, ga ada yang private number itu. Tadinya gue mikir, apa jangan-jangan tadi malem gue ngigo -_- tapi engga, orang pas gue mindahin hp dari yang tadinya di belakang bantal, terus gue pindahin ke meja itu gue sadar. Bener-bener melek pas hp bunyi, terus baca tulisan "private number"!
Tanpa sadar gue langung nyebut "Astagfirullahalazim.." YAK dari kejadin-kejadian itu, sampe sekarang gue jadi Paranoid! Tapi yaudah lah, ga usah gue pikirirn banget juga, siapa tau aja mereka cuma iseng, tapi serem juga sih -_-
Yaudah lah gapapa, pengalaman -_______-" wkwkwkwkwk!

Minggu, 29 Januari 2012

.... a moment like this

When was kid






Changed to be teenager

You make my world so colorful

Morning sunshine's in our room
Now that room is back in tune
Autumn start this day with a smile
And laugh at my beautiful love one
Who's lying beside me

You so far away in your sleep
Who can tell what dream you may dream
You don't know that I was drawing
With my finger on your sweet young face
Vague as a meaning words

You make my world so colorful
I've never had it so good
My love I thank you for all the love
You gave to me

Like a summer breeze so soft
Like a rose you bring me near
And I kiss your lips so sweet
Soft like the rain and gentle as
The morning dew in may

Though they said that I was wrong
But thank god my will so strong
I got you in the palm of my hand
Everyday they try to put me on
But I laugh at those who tried to hurt our love
 
-Daniel Sahuleka
 
 
 

Jumat, 27 Januari 2012

Lebih Indah

Ada yang tau lagu 'Lebih Indah' yang dinyanyiin sama Adera? Tau? Bagus. Ga tau? Yaudah ga penting juga.
Ini bukan modus gue buat curhat ya, cuma sekedar pengen share lirik nya aja.. Emang bukan lagu baru, tapi easy listening banget. Gue cuma bisa nge share liriknya, jadi silakan nyanyi sendiri.

saat ku tenggelam dalam sendu
waktupun enggan untuk berlalu
ku berjanji tuk menutup pintu hatiku
entah untuk siapapun itu

semakin ku lihat masa lalu
semakin hatiku tak menentu
tetapi satu sinar terangi jiwaku
saat ku melihat senyummu

# dan kau hadir merubah segalanya
menjadi lebih indah
kau bawa cintaku setinggi angkasa
membuatku merasa sempurna
dan membuatku utuh tuk menjalani hidup
berdua denganmu selama-lamanya
kaulah yang terbaik untukku

kini ku ingin hentikan waktu
bila kau berada di dekatku
bunga cinta bermekaran dalam jiwaku
kan ku petik satu untukmu

kaulah yang terbaik untukku
ku percayakan seluruh hatiku padamu
kasihku satu janjiku kaulah yang terakhir bagiku

Rabu, 25 Januari 2012

tanpa judul

"Berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian."

Pepatah itu bener-bener lagi gue terapin sekarang. Iya! Ga mau kayak yang udah-udah, nyeselnya diakhir.
Ini masih ada waktu buat belajar, masih ada kesempatan buat ngebenerin yang salah, ngelanjutin yang bener, dan coba hal-hal baru yang positive.
Ga ada yang sia-sia kok, apa yang gue jalanin saat ini pasti berguna buat masa depan gue.

Yaaaa sebenernya gue nulis kayak gini cuma buat nyemangtin diri sendiri, yang lagi ngerasa capek, dan bosen sama apa yang lagi gue jalanin sekarang. Tapi, berusaha buat tetep berpikir positive! Hahaha :D

I'm so tired, so bored! But i won't give up! I swear! SEMANGKAAAAAA!!!! 

LET'S FIGHT For THE FUTURE..

Senin, 16 Januari 2012

Dunia Inline Skate

Untuk memulai postingan kali ini, gue cuma mau ngasih tau. Sebenernya hari ini gue ga melakukan kewajiban gue sebagai pelajar. Yak! Hari ini gue ga sekolah. Bukan! gue bukan cabut. Bolos? Kaga! gue ga bolos. Gue sakit. Ga tau kesalahan makan apa, tapi pas kemaren malem gue pulang dari acara pensi salah satu SMA di Jakarta, dan gue sukses nonton RAN dan Netral disana,  gue ngerasa perlu buru-buru ke toilet. Dan saat itu juga, gue nge-BOM abis-abisan di toilet, dan sampe sekarang gue masih harus bolak-balik toilet buat menyelesaikan yang belom terselesaikan itu. Ngerti kan? Oke gue anggap lu ngerti. Kalo ada yang bilang "Lo sakit, tapi masih sempet-sempet aja nge-blog! bukannya istirahat." gue akan jawab "Tenang aja. Yang sakit itu perut gue, bukan tangan. Jadi, biar perut gue aja yang istirahat."

Oke! Gue akan mulai pembahasan kali ini. Inline Skate.
Dulu waktu masih kecil, sekitar umur 7 tahun, nyokap pernah beliin gue roller blade. Gue inget banget, warnanya hitam-ungu, terus gue make nya ganti-gantian sama kakak gue. Nah! Setelah sekian lama ga main roller blade lagi, ga tau kenapa hasrat buat main dan punya roller blade (roller blade gue yang dulu udah dibuang nyokap. Digigitin tikus katanya -_-) muncul lagi. Udah dari sekitar 2 bulan yang lalu gue emang pengen banget punya roller blade lagi. Nah pas gue tanya nyokap, dulu pas beliin gue roller harganya berapa, katanya sekitar 350rb. Itu dulu, pas tahun 2001. Kalo sekarang? Pas gue liat-liat di internet dan toko-toko skate atau sports, harganya lumayan bikin perut mules dan galau. Buat yang seukuran gue, harganya sekitar 1 juta keatas. Waktu itu sih gue pernah liat yang haraganya 500rb, tapi itu buat ukuran kaki anak umur 5 tahun -_-. Dan pas gue minta beliin lagi sama nyokap, tentu saja beliau tidak langsung meng-IYA kan permnitaan anaknya ini, krena harganya yang udah lompat jauh :)
Nah dari situ gue mulai mikir, mau nabung dikit-dikit buat beli roller blade. Gue kan bukan anak kecil lagi, yang ga bisa ngumpulin uang sendiri buat beli sesuatu yang gue pengen. Kalo gue udah usaha buat nabung tapi uangnya belom cukup juga, baru ortu bertindak hahaha.
Nah kebetulan kan hari ini gue ga sekolah, tadi pagi gue nonton satu acara di TV (sebut saja Trans TV) yang lagi ngebahasa sedikit soal Inline Skate, atau roller blade itu sendiri. Gue antusias banget nontonnya, tau aja tu acara yang lagi gue pengenin. Pas gue perhatiin lagi tempat Inline Skate yang lagi dibahas itu, kayaknya gue ga asing sama tu tempat. Ada gedung berbentuk keong berwarna emas! Yak! Benar sekali saudara-saudara, itu gedung Keong Mas yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Itu deket banget men dari rumah gue, deket banget, sekali lagi itu deket banget! Wahhhh makin semangat aja gue pengen nabung buat beli roller blade, soalnya di tempat itu juga ternyata ada sekolah skate nya! Kalo mau cuma belajar sekali dateng doang juga bisa, udah termasuk penyewaan roller blade sama pengamannya cukup bayar 50rb. Ada juga komunitas Inline Skate yang  mainnya freestyle macem the aggressive gitu yang suka ngumpul disitu! Kayanya sih tempatnya udah lumayan lama dibuka, tapi gue juga baru tau sekarang -_-. Yak! Pokonya gue harus nyoba, gue harus kesana pas libur nanti!

Ini web nya Dunia Inline Skate yang ada di TMII.
  
Skatepark di DIS, TMII




KEEP ROLLING!!!

Jumat, 06 Januari 2012

alohaaa

Yak, gue baru sempet posting lagi di akhir liburan ini. Sekarang hari jum'at dan hari senin nanti, rutinitas bangun pagi, pergi sekolah, belajar, main sama temen, pulang sore, istirahat, besok nya bangun pagi lagi, bla bla bla, bla bla bla... bakal gue jalanin lagi. Kalo dibilang liburan kali ini gue banyak jalan sampe-sampe baru sempet posting sekarang, ga juga tuh. Ini lebih disebabkan karena pulsa modem yang keburu habis dan gue belom sempet ngisi lagi *ehem* belom ada duit maksudnya. Oke tanpa panjang lebar, gue mau cerita soal liburan gue kali ini. Dulu waktu gue masih SMP masih sering dikasih tugas nulis tentang kegiatan pas liburan sekolah, berhubung sekarang udah SMA dan ga pernah dikasih tugas kayak gitu lagi, gue cerita di sini aja dah.

*31 Desember 2011*
Tau kan kalo tanggal segini biasanya ngapain? Yak! Malam tahun baruan. Gue ga pernah ngerayain malam pergantian tahun dengan kebiasan yang, seakan-akan lupa diri. Malam tahun baru selalu gue nikmti bersama KELUARGA :) waktu itu pernah juga sih sama temen, tapi lebih sering sama KELUARGA :). Nah! Kalo malam tahun baru kemaren, gue kumpul sama sepupu-sepupu, tante-tante, om-om, pakde-pakde, dan bude-bude *nah banyak kan noh!* di rumah eyang. Seperti biasa kalo malam tahun baru, pasti bakar-bakaran, apa aja dibakar, adanya sampah ya sampah dah tu dibakar. Tapi kemaren, gue bakar-bakaran seafood yang lumayan lah buat kotor-kotorin gigi :D. Abis bakar-bakaran, makan-makan, ngobrol-ngobrol, nonton standup comedy bareng-bareng, tiba-tiba udah hampir jam 00.00. Mulai dah tu, orang-orang yang rela bakar duitnya *termasuk om gue -_-* nyalain petasan yang bunyinya nyamain toa masjid. Yaaa gue sih tinggal menatap ke langit dan menikmati keindahannya, pada saat itu gue cuma berharap, jangan sampe pas gue lagi mandang langit kayak gini tiba-tiba ada burung lewat terus berak. Dan syukurnya ga ada :). Pas udah bener-bener jam 12, petasan makin menjadi, dan orang-orang yang tiup terompet semakin membabi buta!!! Fireworks selesai, gue balik pulang dan tidur dengan nyenyak.

*3 Januari 2012*
Tanggal ini cukup keramat buat gue. Ada rasa seneng, bangga, sedih juga, kalo udah sampe ke tanggal ini. Terhitung dari 3 Januari 1995, ga kerasa tau-tau udah 17 tahun aja gue hidup di dunia, tapi yang pasti kerasa banget itu orang tua gue karena mereka yang mengurus, mendidik, dan membiayai kehidupan gue 17 tahun ini hehe they are the real hero in my life :)
Ucapan selamat yang gue dapet pertama itu dari... ga tau siapa, pokonya pas pagi-pagi bangun, temen-temen gue udah ada yang ngucpain lewat bbm, vn, sama sms. Seneng, terharu juga sih ternyata mereka inget hahaha. Pas gue keluar kamar, nyokap gue nyamperin, kasih selamat dan doa, bokap gue juga. Dan kata-kata bokap yang bikin JLEB dihati itu yang ini "Kamu udah 17 tahun, udah dewasa. Boleh punya pacar, yang penting bisa jaga diri, dan jadiin itu buat penyemangat." sebenernya itu bisa jadi bikin gue seneng kalo emang lagi punya pacar, tapi ini engga, jadi buat sekarang iniiii bodo amat hehe. Setelah banyak temen-temen yang ngasih ucapan, doa, dan ga lupa minta trakir -..- di bbm, sms, twitter, sama fb, gue paling bersyukur ada satu orang yang masih inget, walaupun doa dan ucapannya sederhana tapi bikin legaaa hemmm.
Nah! Pas hari itu gue emang udah janjian sama temen gue, namanya Aida. Gue janjian ke Margo City sama dia buat nonton, dan ngambil tiket buat nonton pensi sama yang namanya Dimas. Gue udh siapa-siapa mau mandi tiba-tiba ada yang manggil dari luar. Gue liat dari jendela, ternyata itu Yaya! Temen SD yang sekarang juga jadi temen SMA gue. Dia berdiri di tengah jalan depan rumah sambil bawa kue. Pas gue sampe dibawah, ga tau kenapa gue ketawa ngakak sambil bilang "Ngapain lo disini??" terus dia ikutan ngakak sambil nyuruh gue keluar ke tengah jalan buat tiup lilin. Gue udah curiga pasti ada apa-apa, soalnya gue suruh dia yang masuk ke rumah malah ga mau. Akhirmya dengan perasaan cemas, gue keluar ke tengah jalan dan tiup tu lilin. Bener aja, tau-tau terigu mendarat diatas kepala gue dan diguyur pake air sama Aida yang taunya udah ngumpet di luar -_- untung belom jadi mandi. Dan sialnya mereka beli lilin yang susah mati, jadi lama urusannya, udah kena ludah tetep ga mati, gue guyur pake air baru mau mati -_- Nah! pas gue lagi basah-basahmya dan kepala penuh terigu, Aida foto gue pake hp. Emang dasar tega, dia pake foto gue di DP bbm nya, dan temen-temen gue yang lain akhirnya ikut-ikutan pake foto gue yang itu! Ah! Seketika jatoh kesan anggun gue wkwkwkwk -_-. Abis di mandiin pake tepung, akhirnya gue mandi beneran, siap-siap mau jalan sama Aida. Rada aneh juga sih pas udah sampe Margo, liat orang banyak yang pasangan cowo-cewe, lah gue cewe-cewe, hemmm. Akhirnya gue cuma nonton, makan sama Aida, soalnya temen gue yang ngantrin tiket juga ternyata ga ada kabar -_-.
Pas gue sampe rumah sekitar jam 5 sore, gue berjalan ke arah kamar tanpa rasa ragu, membuka pintu kamar dengan penuh rasa percaya diri, dan tiba-tiba "Happy birthday to you, happy birthday to youuuu!! Happy birthday, happy birthdaaaaay! Happy birthday ririn!" yak! gue shock. Muncul sekumpulan makhluk lain yang ngasih gue kejutan. Vika, Vela, Maya!!! Mereka udah ngendep di kamar gue ternyata -_- HAHAHA. Sehari sebelum gue ulang tahun gue bilang sama Vela "kalo mau kasih surprise bilang-bilang gue dulu ya, takutnya gue gak ada dirumah." bodoh juga sih gue ngomong gitu, mana ada ngasih surprise bilang-bilang hemm. Ternyata mereka bbm an sama Aida, nanya ke dia kira-kira jam berapa gue sampe rumah, sampe akhirnya mereka sukses bikin kejutan dengan masuk ke kamar gue -_- wkwk. Seperti ritual gue sama anak-anak itu, kalo ada yang ulang tahun kita suka bikin tulisan di papan gitu, terus ada foto-foto nya yang kebanyakan aib, dan emang bener, papan yang dikasih ke gue foto nya aib semua! Cuma dikit yang bener. Meraka sampe malem dirumah gue, sampe orang tua gue pulang, bawa makanan, dan tampang mereka berubah jadi sumeringah~ dan ga lama dateng juga dua orang temen SMP gue yang lain, Ngesti sama Dea, jadilah kamar gue rusuh malem itu juga.

HAHAHAHA but at last i'm very happy for all surprise they made. Bahagia dan sangat berterimaksih sama semua yang udah ikhlas doain. Semoga gue bisa lebih baik di umur yang sekarang, bisa lebih dewasa, bisa lebih tau mana yang baik mana yang buruk, bisa lebih ikhlas dalam menghadapi segala ujian, bisa lebih tegar, bisa lebih seneng. Dan yang paling penting, semoga umurnya berkah, lebih taat ibadahnya, lebih kuat imannya, lebih sayang dan disayang sama Allah, sama keluarga, dan orang-orang yang sayang sama gue hihi :D

THANKS ALL, LOVE YA SO MUCH :* :))